Hidayat Lamakarate: Dewan Adat Jadi Solusi Permasalahan Warga Sulteng

waktu baca 3 menit
Hidayat Lamakarate: Dewan Adat Bisa Jadi Solusi Permasalahan Warga (Foto: Ist)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Penasehat Dewan Musyawarah Adat yang juga calon gubernur di Pilgub Sulteng 2020, Hidayat Lamakarate menyebut dewan adat bisa menjadi solusi permasalahan yang terjadi di tengah warga.

“Saya juga mengharapkan agar struktur kepengurusan dewan adat dapat dibentuk secara berjenjang,”ungkap Hidayat Lamakarate saat menghadiri pesta Adat Lauje bersama Gubernur Sulteng Longki Djanggola, didampingi Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai di Kecamatan Palasa Kabupaten Parimo, Sabtu 19 September 2020.

Ia mengapresiasi pelaksanaan Pesta Adat Lauje, dengan harapan tradisi adat ini dapat dilestarikan secara terus menerus.

Ke depan fungsi Dewan Adat ini lanjut dia, dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Longki Djanggola mengapresiasi panyelenggara pesta Adat Lauje yang terus berupaya menghidupkan tradisi adat istiadat yang ada di masyarakat Lauje.

“Saya juga sangat mengharapkan agar pelaksanaan pesta Adat Lauje terus dilestarikan,”pintanya.

Mantan Bupati Parimo dua periode ini juga mengapresiasi perkembangan kemajuan warga Lauje.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah daerah Parimo yang telah memberikan perhatian yang sangat besar kepada anak-anak kita suku Lauje, sampai mereka dapat disekolahkan di Jakarta dan diberikan pekerjaan pada pemerintah.

“Saya minta kepada warga agar jangan pernah meninggalkan sekolah karena pendidikan yang dapat memajukan orang,”tuturnya.

Pada kesempatan itu Gubernur juga mengingatkan warga agar terus patuh terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Pasalnya, penyakit ini tidak bisa dilihat. Jadi, hanya bisa dihindari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Patuhlah untuk terus memakai masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak, kalau tidak penting jangan dulu berpergian ke daerah lain,” ujarnya.

Ia menilai, jika dilihat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulteng adalah orang orang pelaku perjalanan keluar daerah.

Ia menyampaikan telah mengeluarkan Pergub tentang protokol kesehatan pada masa pendemi Covid -19.

“Pada Pergub itu tertuang aturan antara lain pemberian sanksi yang tegas kepada wargat yang tidak patuh terhadap ketentuan protokol kesehatan,”terangnya.

Pada kesempatan ini juga Gubernur mengajak warga untuk dapat mensukseskan pilkada dan Pilgub Sulteng 2020 yang dilakukan secara serentak 9 Desember 2020.

Ia mengharapkan warga agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani. Mari kita tingkatkan presentasi partisipasi warga untuk menggunakan hak pilihnya.

“Jangan karena alasan COVID, kita tidak menggunakan hak pilih kita dengan baik karena pelaksanaan pilkada tahun ini akan menerapkan prosedur standar kesehatan pada masa pendemi COVID-19,” tegasnya.

Diketahui, acara pesta adat itu juga dihadiri Penasihat Dewan Musyawarah Adat Sulteng Hidayat Lamakarate, Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong Moh, Faisan Badja bersama sejumlah anggota DPRD setempat, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulteng dan Kabupaten Parimo.

Pada Kesempatan Itu Ketua Panitia Pelaksana Pesta Adat Lauje Ahmad Latoini, menjelaskan pelaksanaan pesta Adat Lauje ini selalu digelar setiap tahun dengan tujuan untuk melestarikan adat istiadat yang sudah dilaksanakan secara turun temurun.

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.