Ada Pasien RS Anuntaloko Parigi Moutong Diduga Terpapar Virus Corona?

  • Whatsapp
Ada Pasien RS Anuntaloko Parigi Moutong Diduga Terpapar Virus Corona?
Ilustrasi/pikiranrakyat.com

Parigi moutong, gemasulawesi.com- Beredar isu ada pasien diduga terpapar virus corona sedang berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Anuntaloko Parigi Moutong (Parimo) membuat heboh warga Kecamatan Parigi.

Berdasarkan keterangan warga setempat yang kebetulan berkunjung ke RS Anuntaloko Parigi untuk menjenguk keluarga yang sakit. Isu tersebut santer beredar paska masuknya seorang pasien asal pantai timur dengan gejala mirip terpapar virus corona.

Bacaan Lainnya

“Tentu saja kami langsung protes, seharusnya RS Anuntaloko menyiapkan masker bagi pengunjung maupun pasien lainnya. Mendengar isu itu saja sudah membuat kami ketakutan,” tutur warga yang enggan disebutkan namanya.

Beredarnya isu itu juga membuat warga Kota parigi mulai berburu masker di Apotik-apotik. Pantauan gemasulawesi.com pada sejumlah Apotik ada terpampang tulisan masker habis.

Kabupaten Parigi moutong berdasarkan penelusuran gemasulawesi.com hingga saat ini belum membentuk Satgas Kabupaten dalam rangka antisipasi masuknya corona.

Walaupun sebelumnya telah beredar surat himbauan Bupati Parigi moutong Samsurizal Tombolotutu terkait pembatasan jam kerja ASN hanya sampai jam 1 siang saja bertugas. Mengantisipasi penyebaran virus corona.

Terkait isu pasien suspect corona, Direktur RS Anuntaloko, dr Sudarmi yang dikonfirmasi via telpon mengatakan jika pasien itu penderita TBC.

“Tidak benar isu itu, setelah di rontgen pasien itu memang penderita TBC,” ungkapnya.

Terkait kesiapan RS Anuntaloko dalam mengantisipasi pasien suspect virus corona, telah membentuk sendiri Satgas rumah sakit walaupun belum ada satgas kabupaten terbentuk. Satgas itu sendiri diketuai oleh dr Muhammad Mansyur SpPD.

Dr Muhammad Mansyur SpPD yang dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, saat ini ada beberapa pejabat yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Mereka baru datang dari Jakarta, kita tahu wilayah Jakarta sekarang adalah zona merah penyebaran virus corona. Sehingga mereka yang baru tiba dari Jakarta masuk dalam pengawasan,” tuturnya.

Ia juga menghimbau warga untuk menjaga kebersihan diri, segera melaporkan ke rumah sakit terdekat, jika mengalami gejala yang menyerupai corona agar bisa mendapatkan penanganan lebih cepat.

“Jangan dianggap remeh, agar penyebarannya bisa kita antisipasi secepatnya. Karena RS Anuntaloko tidak masuk dalam kategori RS rujukan maka pasien yang diduga tersuspect akan langsung kita rujuk ke Palu,” pungkasnya.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Parigi Moutong Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Laporan: Muhammad Irfan

 

 

 

 

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.