Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Aceh Barat Jadi Lokasi Kongres Santri Pancasila

Aceh Barat Jadi Lokasi Kongres Santri Pancasila
Foto: Kepala BPIP Yudian Wahyudi dan Bupati Aceh Barat di kantor BPIP di Jakarta, Senin 30 Agustus 2021 (Antara)

Gemasulawesi– Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendukung Kota Meulaboh, Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat menjadi tuan rumah Kongres Santri Pancasila.

“Kongres itu nanti akan dibuka Presiden Jokowi atau Wapres KH Ma’ruf Amin,” ungkap Menurut Bupati Aceh Barat Ramli MS, dikutip dari Antara, Rabu 1 September 2021.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berterimakasih kepada BPIP yang mendukung penuh Kongres Santri Pancasila itu.

Baca juga: Pro Kontra Lomba Karya Tulis Tema Hormat Bendera Menurut Islam

Ia berharap Kongres Santri Pancasila itu akan lebih meningkatkan rasa cinta warga Negra kepada NKRI.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin sewaktu masih menjadi calon wakil presiden pada tanggal 5 Februari 2019 berkata pesantren adalah tempat lahirnya pemimpin dunia masa depan.

“Di sana lahir pemimpin-pemimpin Nahdlatul Ulama yang sekarang pengaruhnya sudah mendunia juga,” katanya 2019 lalu.

Menurutnya, pengakuan itu didapat dari hasil observasi peneliti luar negeri yang membuat riset akan kehidupan di pesantren. Hal itu kemudian didokumentasikan menjadi sebuah film dan siap ditayangkan secara mendunia.

“Film itu akan ditayangkan di festival film di London, di Roma, seluruh Eropa, dan Amerika, dan saya jadi tim penasihatnya di film itu,” katanya.

Mustasyar PBNU ini menceritakan, film itu menggambarkan bagaimana kehidupan terjadi pondok pesantren, bagaimana santri dididik dan diajar setiap harinya.

Melalui film ini, Ma’ruf merasa bangga dapat menularkan pengaruh NU hingga manca negara. Karena menurutnya, NU sebagai nafas Islam Nusantara adalah representasi Islam toleran, rahmatan lil alamin.

“Menjadi NU, tidak hanya Indonesia, bagaimana menjadikan Islam yang membangun. Terjaga ukuwah islamiyah ukuwah watoniyah, juga ukuwah insaniyah, jadi saya kira itu tugas kita ke depan,” katanya.

Baca juga: BPIP Ganti Tema Lomba: Kritikan Bentuk Perhatian

BPIP sebut santri cikal bakal umat untuk mempertahankan NKRI

Sementara itu, Anggota Dewan Pengarah BPIP KH. Said Aqil Siroj, di laman bpip.go.id berkata, santri adalah cikal bakal umat yang mampu mempertahankan NKRI dengan mengedepankan persaudaraan.

“Yang sangat penting sekali ukhuwah wathoniyah. Jika persaudaraan itu ada maka lahirlah sebuah bangsa kokoh memiliki akhlak mulia, hormat kepada masyarakat kepada pemerintah, kepada guru”, katanya.

Dia mengakui masalah perbedaan suku sudah tidak ada lagi, namun pekerjaan rumah adalah persoalan agama selalu dikaitkan dengan nasionalisme.

“Indonesia bukan negara Islam bukan negara kafir, tetapi Darussalam. Negara damai, negara kebangsaan satu saudara satu ikatan,” tutupnya. (****)

Baca juga: Bangga, SBY Masuk Scene Film The Tomorrow War

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post