fbpx

Dibagi 4 Kloter, 901 CJH Asal Sulawesi Tengah Embarkasi Balikpapan

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Dibagi 4 kloter, 901 calon jamaah Haji (CJH) asal Sulawesi Tengah, penerbangan melalui Embarkasi di Balik Papan, Kalimantan Timur, dan dijadwalkan berangkat pada tanggal 24 Juni 2022. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Sub Koordinator Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Kemenag Sulawesi Tengah, Arifin saat dihubungi di Palu, pada hari Senin 06 Juni 2022.

“Sebelum berangkat, CJH dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah masuk Asrama Haji transit Palu pada 23 Juni 2022, keesokan harinya berangkat ke Embarkasi Haji di Balikpapan,” ucap Sub Koordinator Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Kementerian Agama Sulawesi Tengah (Sulteng) Arifin yang dihubungi di Palu, Senin 06 Juni 2022. 

Ia mengatakan, sudah dipastikan calon jemaah haji (CJH) telah memenuhi kewajiban pelunasan biaya haji sebagaimana setiap laporan yang telah diterima, juga kini Kemenag di masing-masing daerah juga sudah mendistribusikan logistik CJH berupa koper untuk menyimpan perlengkapan saat menunaikan ibadah haji nanti. 

Baca: SPN Polda Sulawesi Tengah Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

Pada pemberangkatan haji nanti, calon jamaah haji dari Sulawesi Tengah dibagi menjadi 4 kloter penerbangan berdasarkan jumlah calon jemaah yang diberangkatkan hingga 901 orang.

Dari jumlah tersebut, jumlah CJH terbesar berasal dari Kota Palu yaitu 328 orang, kemudian Kabupaten Banggai 113 orang, danTolitoli sebanyak 106 orang.

“Calon Jemaah Haji (CJH) paling sedikit berasal dari Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak delapan orang dan hanya 11 orang dari Banggai Laut. Pengurangan kuota tersebut sejalan dengan kebijakan otoritas Pemerintah Saudi, karena pelaksanaan haji tahun ini masih berlangsung di suasana pandemi COVID19,” kata Arifin. 

Dia menjelaskan, persyaratan pemerintah yang diwajibkan oleh Calon Jemaah Haji (CJH), antara lain pemeriksaan kesehatan, pembayaran biaya haji, satu dan dua dosis vaksinasi COVID-19, dan serta pembuatan paspor. 

Ia menambahkan, Masih ada empat CJH yang belum di vaksin dosis kedua karena penyesuaian vaksin dosis pertama yang masih dilakukan.

Arifin juga mengingatkan agar calon jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan selama waktu keberangkatan, termasuk mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan (ihram). (*)

Baca: Wajib Vaksin Ambil Ijazah dan Rapor, DPRD Parigi Moutong Angkat Bicara

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.