9 Desember Finalisasi Akhir Renstra OPD Parigi Moutong

0
32
9 Desember Finalisasi Akhir Renstra OPD Parigi Moutong
Rapat finalisasi penyusunan Renstra Bappelitbangda Parimo (Foto: Rafii)

Parigi moutong, gemasulawesi.com Badan perencanaan penelitian dan pembangunan daerah (Bappelitbangda) mengingatkan OPD Parigi Moutong batas waktu finalisasi Rencana strategis (Renstra).

“Kami target penyerahan Renstra seluruh OPD berakhir pada 9 Desember 2019,” ungkap Kabid Sarana dan prasarana Bappelitbangda Parigi Moutong, I Nyoman Sudiara di aula Bappelitbangda Parimo, Rabu, 4 Desember 2019.

Hari ini kata dia, melalui rapat sinkronisasi terakhir penyusunan Renstra OPD lima tahun dengan, disinkronkan perencanaan pembangunan setiap OPD Parigi Moutong dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati.

Saat ini pihaknya sudah melakukan pengecekan verifikasi terakhir, sebelum Rentra OPD ditetapkan dengan Peraturan bupati (Perbub) Parimo.

Alasannya, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Parigi Moutong sudah ditetapkan dengan Perda nomor I tahun 2016. Setelah dokumen RPJMD ditetapkan, Renstra menyusul disahkan melalui Perbup Parigi Moutong.

“Pada bulan Desember tahun 2019, kami sudah menginisiasi untuk perencanaan pembangunan Parigi Moutong tahun 2021,” jelasnya.

Pada Renstra OPD kata dia, minimal dokumen perencanaannya sudah mencantumkan prioritas pembangunan tahun 2021.

Nantinya, pada awal tahun 2020 setiap OPD sudah harus membuat rancangan awal Rencana kerja (Renja).

Untuk pembangunan tahun 2021 mendatang, Pemda Parigi Moutong mengambil tema pembangunan infrastruktur dan ekonomi yang merata.

“Namun, tema perencanaan pembangunannya masih tentative. Kami masih menunggu visi pembangunan dari pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” terangnya.

Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan mesti disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Parigi Moutong.

Walaupun, RTRW Parigi Moutong akan ditetapkan pada tahun 2020, OPD sudah bisa nengatur perencanaan pembangunan sesuai dengan dokumen tata ruang wilayah.

Sebelumnya, target pembangunan Parigi Moutong tahun 2020 menyasar 23 desa lokus pengentasan stunting.

Bappelitbangda Parigi Moutong menjadikan desa lokus stunting menjadi target utama pembangunan fisik tahun 2020.

“Sekitar 23 desa lagi yang menjadi fokus utama pembangunan fisik pada tahun 2020,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, sebelumnya Pemda Parigi Moutong telah merealisasikan pembangunan fisik di 24 desa dari total 47 desa yang menjadi lokus stunting tersebar di Kabupaten Parigi Moutong.

Ia menambahkan, pihaknya mengambil peran merencanakan pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong dan menyesuaikan dengan tujuan pembangunan secara nasional.

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan