87 Unit Rumah Terbakar di Kerusuhan Buton

0
240
87 Unit Rumah Dibakar di Kerusuhan Buton
ilustrasi

Buton, gemasulawesi.com– 87 unit rumah telah dibakar buntut dari kerusuhan antar warga yang terjadi di Buton Sulawesi Tenggara (Sultra).

Polda Sultra telah mendata rumah warga yang menjadi korban pembakaran dalam aksi kerusuhan di Desa Gunung Jaya, Buton.

“Data sampai tadi malam ada 87 rumah. Belum ada pendataan korban dan terkait pengungsian,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Golden Hart Kamis 6 Juni 2019.

Untuk diketahui, sebuah kerusuhan antarwarga Desa Gunung Jaya dan warga Desa Sampuabalo, berujung pada aksi pembakaran rumah warga yang membuat situasi mencekam. Setidaknya puluhan rumah yang terbakar di sana, dilakukan oleh warga yang bentrok menggunakan bom molotov.

Peristiwa bentrokan antarwarga itu, terjadi pada Rabu (5/6) pukul 14.30 WITA. Bentrokan itu telah mengakibatkan warga Desa Sampuabalo membakar rumah warga Desa Gunung Jaya. Menurut keterangan saksi dari warga, La Aca (35), percikan sudah mulai terjadi sejak Selasa (4/6) pukul 20.00 WITA.

Sekitar 40 pemuda Desa Sampuabalo melaksanakan konvoi dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Berjumlah sekitar 20 unit dengan menggunakan knalpot racing dan memainkan gas motornya. Sehingga membuat warga Desa Gunung Jaya merasa terganggu dan tidak menerimanya.

“Sekitar pukul 20.45 WITA, konvoi kembali ke Desa Sampuabalo dan kembali melewati Desa Gunung Jaya, ketika sampai di pertigaan Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya, massa berteriak ‘Kita serang Gunung Jaya’,” ungkap saksi La Aca dalam keterangan polisi.

Kemudian terjadi pelemparan ke arah rumah-rumah warga Desa Gunung Jaya kemudian masyarakat Desa Gunung Jaya tidak menerimanya. Lalu terjadi keributan antara pemuda Desa Sampuabalo dan pemuda Desa Gunung Jaya.

Sekitar pukul 21.00 WITA, dua orang anggota Polsek Sampuabalo datang untuk melerai yang bertikai dan berhasil membubarkan.

Namun, keesokkan harinya Rabu (5/6) pukul 14.30 WITA, massa dari Desa Sampuabalo datang ke Desa Gunung Jaya lalu melempar bom molotov ke rumah-rumah warga.

Akibatnya, kurang lebih 87 unit rumah terbakar dalam aksi lempar bom molotov tersebut.

Selanjutnya melihat aksi tersebut warga Desa Gunung Jaya melakukan perlawanan terhadap aksi tersebut. Dan sekitar pukul 16.21 WITA, satu peleton Dalmas tiba di TKP dipimpin oleh Wakapolres Buton Kompol Arnaldo Von Bullow untuk mengamankan situasi.

SUMBER: Republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here