3M Cara Mudah Cegah Kerugian Akibat Covid 19

waktu baca 2 menit
Foto: Prof. Dr. dr. Hasbullah Thabrany, guru besar fakultas kesehatan masyarakat Universitas Indonesia memberikan penjelasan mengenai perhitungan rugi rugi kena penyakit bersama dr. Reisa Broto Asmoro, juru bicara Satgas Covid 19 dan duta adaptasi kebiasaan baru di Jakarta, Senin, 16 November 2020.

Berita nasional, gemasulawesi– Pakar dan Guru Besar Universitas Indonesia Prof Hasbullah Thabrany menyebut disiplin 3M adalah cara mudah mencegah kerugian akibat pandemi covid 19.

“Jika seseorang sudah dinyatakan positif Covid 19, maka sudah pasti tidak dapat bekerja dan belajar,” ungkapnya dalam forum Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Tema ‘Perhitungan Rugi-Rugi Kena Penyakit’ di Media Center Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin 16 November 2020.

Hal ini juga akan menimbulkan ketidakmampuan untuk mendapatkan upah atau pendapatan dan kemungkinan besar dapat kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi BLT Desa Siniu Parimo

Jika sudah divonis positif Covid 19, tidak hanya berdampak pada kesehatan dan psikologi, tapi juga kerugian ekonomi.

“Tabungan yang seharusnya digunakan untuk masa depan keluarga, juga bisa terkuras untuk biaya berobat. Rata-rata biaya rawat itu untuk 15 hari. Dari data berbagai rumah sakit, ada yang sampai 194 hari di rumah sakit. Bisa dibayangkan kalau satu hari seseorang bisa memperoleh (penghasilan) Rp. 1 juta, berarti Rp194 juta (kehilangan pendapatan). Itu belum biaya berobat, biaya berobat rata-rata Rp184 juta,” terang Prof Hasbullah Thabrany.

Meski perawatan Covid 19 ditanggung negara, namun masyarakat diharapkan sadar biaya pengobatan itu juga merupakan uang rakyat melalui APBN.

Baca juga: Dugaan Korupsi Jembatan IV Palu Sulteng, Negara Merugi Puluhan Miliar

“Janganlah kita berperilaku memboroskan uang bersama, uang publik, uang negara itu uang kita bersama. Nah, ini bagian yang mesti kita pahami bersama, perubahan perilaku. Karena sebetulnya kita bisa kendalikan hawa nafsu untuk berkumpul,” pintanya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini mengatakan pencegahan Covid 19 sangatlah mudah dan murah.

Masyarakat cukup melakukan disiplin protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk cegah kerugian akibat covid 19.

Baca juga: Tinjau Jalan Amblas Bambalemo, DPUPRP Parimo Hitung Total Kerugian

“3M itu modalnya kan cuman masker, ganti-ganti masker berapa sih. Mencuci tangan hanya butuh 30 detik saja, itu cukup bunuh kuman. Berapa biayanya? Tidak banyak, sangat murah, mungkin satu hari tidak sampai 5 ribu,” pungkasnya.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini agaknya penting kita lakukan di masa pandemi Covid 19 ini.

Tak perlu biaya mahal untuk pencegahan penyebaran Covid 19 lakukan 3M dan jalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Baca juga: 31 Siswa KAT Parimo Lolos Masuk Untad Palu

Baca juga:Ini Kata Pakar Genetika Soal Kerancuan Kelamin Bocah Cianjur

(KPCPEN / Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.