38 KK Korban Puting Beliung Terima Bantuan Logistik Dinsos Kota Palu

waktu baca 2 menit
Puluhan Rumah Warga di Palu Sulawesi Tengah Rusak Akibat Angin Puting Beliung

Sulawesi Tengah, gemasulawesi – 38 KK korban dapat bantuan logistik dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu, akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di Ibu Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Pada hari Minggu 29 Mei 2022.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada hari Senin 30 Mei 2022.

“Sekitar 38 kepala keluarga (KK) jadi korban bencana angin puting beliung di tiga kecamatan telah menerima bantuan logistik untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari ,” ucap Romy Sandi Agung, Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada hari Senin 30 Mei 2022.

Romy Sandy Agung juga menjelaskan, bantuan logistik yang disalurkan pada Minggu malam ini sebagai bentuk respon cepat warga hunian tetap (huntap) bagi korban gempa di Desa Duyu, Desa Pengawu, Kecamatan Tatanga dan Desa Buluri, Kecamatan Ulujadi, wilayah yang terdampak parah akibat bencana gempa tersebut.

Baca: PLN Kabupaten Donggala Rugi Miliaran Rupiah Akibat Pembakaran Massa

Logistik disalurkan dalam bentuk sembako, perlengkapan bayi dan terpal karena warga sangat membutuhkan logistik jenis ini dalam situasi darurat.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, tercatat ada lima rumah rusak parah akibat puting beliung, empat di Desa Duyu dan satu rumah di Desa Buluri.

“Selain sembako ada juga berupa perlengkapan lainnya, kami juga telah menyalurkan bahan bangunan senilai Rp 10 juta untuk memperbaiki rumah yang rusak parah,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, kalau saat ini pihaknya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk warga. Respon cepat dari logistik yang disalurkan merupakan bagian dari upaya pemulihan.

Menurut data yang dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sekitar 20 rumah warga di lima kelurahan yang terkena dampak dari angin puting beliung tersebut.
Delapan rumah rusak di hunian tetap Duyu, tiga rumah rusak di Kelurahan Pengawu, sembilan rumah rusak di Desa Buluri, dan juga satu rumah rusak di Desa Tipo dan Silae.

Dua tiang listrik putus, dan juga beberapa kendaraan pribadi seperti sepeda motor rusak berat dan mobil rusak ringan. (*)

Baca: Satu Anggota KKB Tewas Usai Terlibat Baku Tembak di Papua

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.