Banner Disperindag 2021 (1365x260)

350 Calon Tenaga Kerja Magang ke Jepang Akan Ikut Pelatihan Bahasa Asing

350 Calon Tenaga Kerja Magang ke Jepang Akan Ikut Pelatihan Bahasa Asing
Foto: Illustrasi tenaga kerja magang ke Jepang.

Gemasulawesi- Dinas Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kota Palu, Sulawesi Tengah akan melatih 350 calon tenaga kerja magang berbahasa asing. Sebagai bagian dari program magang ke Jepang.

“Hingga batas pendaftaran, peserta calon tenaga kerja terseleksi sekitar 350 orang. Mereka nantinya dilatih bahasa asing sesuai penempatan kerja,” ungkap kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kota Palu, Setyo Susanto yang dihubungi di Palu, Kamis 26 Agustus 2021.

Menurut dia, rencananya pelatihan bahas jepang dilaksanakan dengan membaginya kelas menjadi dua. Yakni secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) selama dua bulan kedepan, mulai September nanti.

Baca juga: Menaker: 2021-2022 Dicanangkan Sebagai Tahun Program Magang

“Kemungkinan kami akan melaksanakan pelatihan secara daring mengingat saat ini dalam situasi pandemi,” ujarnya.

Dia menjelasnya, secara teknis pada setiap kelas telah dibuatkan formula dengan penyesuaian tingkat penyerapan materi masing-masing peserta.

Jika nantinya menteri dasar telah dikuasai calon tenaga kerja magang, peserta akan masuk ke materi selanjutnya hingga mahir penguasaan bahasa asing.

Menurut dia, hal paling utama menjadi tenaga kerja ke luar negeri yakni penguasaan bahasa asing. Karena terjadi interaksi sosial sehingga dibutuhkan kemahiran berbahasa verbal.

Baca juga: Kemnaker Perkuat Kebijakan Satu Data Ketenagakerjaan

Pelatihan calon tenaga kerja magang

Pada kegiatan pelatihan calon tenaga kerja magang, bagi kelas daring menggunakan instruktur nasional melalui formulasi aplikasi khusus disediakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Sesungguhnya dengan aplikasi ini mempersingkat waktu pelatihan lebih mengarah pada aplikatif sesuai dengan dunia kerja,” ucapnya.

Baca juga: Provinsi Sulawesi Tengah, Kaya Budaya Bahasa Flora Fauna

Kemungkinan kelas luring akan dibatasi karena situasi belum kondusif, akibat Covid19 dengan memberdayakan eks tenaga kerja Jepang yang sudah kembali ke Tanah Air. Khususnya tenaga kerja asal Palu untuk menjadi instruktur.

Dia menambahkan, setelah target dua bulan proses pelatihan calon tenaga kerja magang bahasa selesai. Selanjutnya masuk pada pelatihan keterampilan sesuai bidang masing-masing.

Baca juga: Akses Luas Kursus Bahasa Jerman Daring Goethe-Institut Indonesien

“Peserta dinyatakan lulus bahasa asing diberikan sertifikat atau lisensi sebagai sebuah pengakuan dan lisensi tersebut menjadi salah satu syarat,” tuturnya.

Diketahui, tenaga kerja magang ke Jepang merupakan kerjasama Pemeritah Kota Palu (Pemkot) dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).  (***)

Baca juga: Kemendikbud Buka Beasiswa Magang Bersertifikat Mahasiswa Vokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post