346 Desa di Indonesia Belum Teraliri Listrik

346 Desa di Indonesia Belum Teraliri Listrik
Foto: Illustrasi Desa Belum Teraliri Listrik.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Pemerintah memiliki sejumlah strategi untuk mencapai rasio elektrifikasi 100 persen di Papua dan Papua Barat, yang tercatat 346 desanya belum teraliri listrik.

“Penyediaan akses listrik untuk daerah belum berlistrik di daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T), dilakukan dengan mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT),” kata Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu, Kamis 24 Juni 2021.

Dengan pemanfaatan EBT tersebut, dilakukan dengan mengoptimalkan potensi lokal lengkap dengan Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) dan Stasiun Pengisian Daya Listrik (SPEL).

“Program ini untuk melistriki desa yang belum berlistrik yang masyarakatnya bermukim tersebar atau scattered, sehingga tidak dimungkinkan dibangun jaringan listrik maupun mini-grid,” kata dia.

Tercatat sebanyak 346 desa belum teraliri listrik di seluruh Indonesia hingga akhir kuartal I 2021, dengan rincian, 276 desa terletak di Papua dan 70 desa di Papua Barat.

“Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua ada 276 desa dan Papua Barat ada 70 desa,” ujarnya.

Rencananya, dari total 346 desa gelap gulita, pemerintah akan membangun pembangkit listrik energi terbarukan beserta APDAL dan SPEL di 285 desa.

Sisanya sebanyak 24 desa akan dilakukan perluasan jaringan atau grid extension dan 37 desa lainnya akan dibangun mini-grid.

Sementara, untuk desa yang dekat dengan jaringan distribusi eksisting akan dilakukan perluasan jaringan listrik.

Pembangunan mini-grid dilakukan melalui pembangunan pembangkit dengan memanfaatkan potensi energi baru terbarukan setempat untuk daerah yang sulit dijangkau melalui perluasan jaringan listrik PLN dan masyarakatnya bermukim secara komunal.

Tahun ini, Kementerian ESDM mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat penyalur daya listrik sekitar 20 ribu unit untuk 285 desa di Papua dan Papua Barat.

Adapun pengadaan pembangkit energi baru terbarukan dan stasiun pengisian energi listrik akan dilaksanakan oleh PT PLN (Persero).

Survei calon penerima APDAL di 285 desa sendiri sudah berjalan. Sebanyak 227 desa di antaranya sudah disurvei. Sedangkan 58 desa sisanya belum disurvei.

Sebagai informasi, pemerintah mencatat rasio elektrifikasi di Papua tercatat baru mencapai 95,01 persen dan Papua Barat mencapai 96,19 persen.

Tahun depan, pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi di Papua dan Papua Barat bisa mencapai 100 persen. (***)

Baca juga: Ini Peta Potensi Tanah Longsor Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post