Banner Disperindag 2021 (1365x260)

25 Ribu Bantuan Bagi Pelaku UMKM di Parigi Moutong Terealisasi

25 Ribu Bantuan Bagi Pelaku UMKM di Parimo Telah Direalisasikan
Foto: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Sofiana.

Gemasulawesi– Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 25 ribu pelaku UMKM telan menerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), dari total 29889 penerima.

“Tetapi masih ada juga pelaku UMKM dari tahun 2020 kemarin belum terealisasikan bantuannya,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Sofiana, saat dihubungi, Minggu, 5 September 2021.

Menurut dia, data 25 ribu lebih pelaku UMKM yang telah menerima bantuan itu, berdasarkan hasil koordinasi pihaknya dengan pihak perbankan BRI, sebagai pihak yang ditugaskan menyalurkan bantuan itu ke rekening penerima.

Baca juga: Bantuan Tunai UMKM Tahap Dua 2021 Dicairkan Bertahap

Dia mendorong, pelaku UMKM yang belum mengurus proses pencairan BPUN, untuk segera mengajukan permohonannya. Sehingga, dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya masing-masing.

“Batas waktunya berdasarkan penyampaian pihak BRI hingga bulan Oktober nanti,” ujarnya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya di 23 kecamatan di Parigi Moutong, bantuan pemerintah itu sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM. Apalagi, situasi pandemi saat ini membuat mereka sulit bertahan, dan butuh dukungan baik modal usaha, maupun motivasi.

Sofiana menjelaskan, bantuan yang telah dua tahun terakhir dikucurkan itu, bertujuan untuk meningkatkan produktifitas pelaku UMKM.

Kemudian, BPUN juga merupakan stimulus dari pemerintah, yang diharapkan akan berdampak pada daya ungkit yang melemah pasca pandemi covid19.

“Ketika bantuan ini akan dikucurkan, kami melakukan upaya agar pelaku UMKM di Parigi Moutong bisa semuanya dapat. Makanya penginputan kami lakukan kala itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi mengeluarkan bantuan presiden produktif, sejak 2020 lalu. Bantuan itu yaitu hibah modal kerja, yang menyasar 12 juta pelaku usaha dengan nominal hibah Rp2,4 juta per orang di tahun itu.

Hibah modal kerja untuk pelaku UMKM ini menambah sederet stimulus yang sudah lebih diberikan kepada pelaku UMKM. Sebelumnya, sudah ada bantuan likuiditas restrukturisasi kredit UMKM dan pemberian subsidi bunga bagi UMKM.

“Hari ini kita tambah lagi untuk para pelaku usaha mikro kecil yaitu yang namanya banpres produktif, berupa tambahan modal kerja bagi usaha mikro dan kecil. Ini hibah, bukan pinjaman. Bukan kredit tapi hibah,” tutupnya. (***)

Baca juga: Bantuan Tunai UMKM Tahap Dua 2021 Dicairkan Bertahap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post