fbpx

23 Orang Jadi Korban Kasus Penipuan Kredit Rumah di Palopo

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi Foto)

Hukum, gemasulawesi – Sebanyak 23 orang jadi korban kasus penipuan dan penggelapan kredit rumah di Palopo, Sulawesi Selatan.

Salah satu korban kasus penipuan kredit rumah di palopo bernama Muh Ilham, dia mengaku tertipu saat akan membeli rumah secara kredit. Dia juga sudah menyerahkan sejumlah uang pada pelaku dengan harapan rencananya untuk membeli rumah bisa dipercepat.

Terduga penipu adalah tetangga korban dan pengembang rumah yang akan dibelinya. Namun, setelah uang tersebut disumbangkan, ternyata digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Ia mengaku pernah dimintai uang untuk membantu membayar petugas polisi yang akan pergi menangkap tersangka di Mataram. Permintaan itu diajukan tiga kali. Baik diminta secara langsung atau melalui telepon.

Baca: Penyelundupan Sabu Dalam Botol Sampo ke Rutan Jeneponto Digagalkan

“Tapi kami tidak merespon karena tidak punya uang. Kami juga memberikan informasi terkait keberadaan terduga penipu, tetapi tidak ada tindak lanjut,” jelas Muh Ilham.

Sementara itu, Penyidik ​​dari Satuan Reserse Kriminal Palopo Unit Polda Sulawesi Selatan berinisial Brigpol DS yang diduga meminta uang membantah tudingan tersebut.

“Kami tidak pernah meminta uang. Sebenarnya, kami meminta bantuan, tetapi kami tidak meminta uang, dibantu itu maknanya luas, minta untuk didoakan juga termasuk bantuan,” ucap Brigpol DS saat dimintai keterangan.

Brigpol DS kemudian menjelaskan bahwa pengaduan korban sudah ditangani. Urusan ini tidak dilewatkan begitu saja. Polisi juga mengatakan saat ini brigpol DS masih mengumpulkan informasi tentang keberadaan tersangka. (*)

Baca: Pemerintah Indonesia Sudah Memberangkatkan 5.945 Jemaah Haji

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.