Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

2022, Bantuan 1 Miliar Rupiah untuk Petani Parigi Moutong

DAK Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes)

Must read

Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Kementan akan kucurkan bantuan Lumbung Pangan Masyarakat Desa atau LPMDes untuk petani Parigi Moutong, senilai 1 Miliar Rupiah pada tahun 2022.

“Tujuh kecamatan akan mendapatkan bantuan itu,” ungkap Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Rahmatia, Senin 7 Juni 2021.

Ia mengatakan, bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) LPMDes untuk 2022 itu, diberikan kepada Gapoktan di Kecamatan Sausu, Kecamatan Balinggi, Kecamatan Torue, Kecamatan Parigi Selatan, Kecamatan Mepanga, Kecamatan Ongka Malino dan Kecamatan Bolano.

Baca juga: Parigi Moutong Ikut Berpartisipasi di Pameran Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

“Tiap Kecamatan yang mendapatkan bantuan, harus mengusulkan satu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan),” tuturnya.

Jenis bantuan untuk petani Parigi Moutong itu, nantinya digunakan untuk pembangunan lumbung pangan kapasitas 60 sampai 100 ton, lantai jemur, rumah RMU dan Bed Dryer, Rice Milling (RMU).

Baca juga: Dinas Pangan Sulteng Gelar Diversifikasi Pangan di Parigi Moutong

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Melonguane Sulawesi Utara

Tujuan utama program ini kata dia, untuk meningkatnya cadangan pangan nasional, meningkatnya produksi pangan di kawasan sentra produksi pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatnya nilai tambah komoditas pertanian.

“Juga bertujuan agar tersedia dukungan sarana dan prasarana dalam pengembangan kawasan sentra produksi pertanian,” sebutnya.

Baca juga: Jelang Pemberlakuan PSBB, Buol Perkuat Stok Ketahanan Pangan

Baca juga: Ketersediaan Stok Pangan Sulawesi Tengah Dipastikan Terjaga

Baca juga: Batal Berangkat, DPR Minta Calon Jemaah Haji Bersabar

Persyaratan mendapatkan bantuan sudah dipenuhi semuanya. Seperti persyaratan lokasi harus clean and clear disertakan surat pernyataan hibah, penyusunan RAB dan gambar, penyusunan RUKK, SK penetapan Gapoktan dan surat komitmen Kepala Daerah bersedia mengisi lumbung pangan Desa.

Ia menambahkan, pihaknya sedang menginput data melalui Aplikasi Krisna. Setelah terinput, Bappelitbangda Parigi Moutong, membuat rekomendasi ke Bappeda Provinsi, selanjutnya diteruskan ke Bappenas.

Baca juga: Intervensi Stunting, Parigi Moutong Kaji Akses Pangan

Baca juga: Dinas Pangan Sulawesi Tengah Kampanye Program B2SA

Baca juga: MPR RI Apresiasi Langkah Himbara Tunda Tarif Transfer

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article