2021, Puluhan SMP di Parimo Terima Bantuan Rehab RKB

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi rehab RKB SMP di Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Sebanyak 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dapat bantuan rehab RKB atau Ruang Kelas Baru.

“Bantuan rehab dari DAK 2021. Saat ini, sedang dalam penyusunan perencanaan, dan pengawasannya. Untuk pagu anggarannya sudah ada,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Parigi Moutong, Ince Pina, belum lama ini.

Namun perubahan regulasi mengatur alokasi anggaran bantuan rehab RKB tidak lagi secara bertahap. Namun, Kemendikbud utamakan ketuntasan.

Ketuntasan itu lanjut dia, membuat satu sekolah tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan bantuan DAK, lebih dari satu kegiatan rehabilitasi bangunan dengan alokasi anggaran terbesar bisa mencapai Rp 1 Miliar lebih.

Baca juga: Disdikbud Parimo Angkat Tenaga Honorer Sesuai Dapodik

“Kalau dulu sistemnya bertahap, sudah dapat rehab gedung kelas, sedanngkan untuk Laboratorium rencana akan diusulkan tahun berikutnya,” tuturnya.

Menurutnya, jika sekolah pada pengusulan sebelumnya mengajukan rehabilitasi ruang kelas dalam aplikasi Krisna, tapi rombongan belajarnya lebih banyak, dibandingkan jumlah ruang kelas berdasarkan data Dapodik, maka dapat diprogramkan pembangunan ruang kelas.

Baca juga: Puluhan Milyar Rupiah, BOP PAUD Parigi Moutong

“Meskipun tidak diusulkan dalam aplikasi Krisna, tetapi tetap merujuk pada data Dapodik sekolah,” jelasnya.

Ia menuturkan, pada berbagai kesempatan pihaknya selalu meminta sekolah untuk melakukan update data Dapodik.

Baca juga: Parimo Mutakhirkan Dapodik Sarana Prasarana SD 2022

Tujuannya, agar setiap sekolah mendapatan kesempatan menerima bantuan yang sama.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Disdikbud Parigi Moutong menggunakan jasa tenaga teknis Dinas PUPRP Parigi Moutong. Untuk menghitung tingkat kerusakan bangunan sekolah dan langsung upload ke aplikasi Dapodik.

Baca juga: Pekerjaan Proyek RKB SD Palasa Parigi Moutong Diinspeksi

“Itu dimaksudkan agar jangan sampai ada kesalahan dalam memvalidasi data,” sebutnya.

Ia menambahkan, pengusulan bantuan DAK alokasi tahun berikutnya, dilakukan per 31 Maret. Perlu dilakukan sinkronisasi data Dapodik dengan pengusulan dari pihak sekolah.

Baca juga: SMPN Dua Satap Parimo, Butuh RKB

Baca juga: Operasi Keselamatan Tinombala 2021, Laka Lantas Naik 27 Persen

Laporan: Aldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.