2019, Disdikbud Parigi Moutong Prioritaskan Program Rutin

  • Whatsapp
2019, Disdikbud Parigi Moutong Prioritaskan Program Rutin
Kabid Kebudayaan Disdikbud Parimo, Eny Susilowati (ft- Fb Pribadi)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Anggaran minim, Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Parigi Moutong disingkat Parimo Sulawesi Tengah tahun anggaran 2019 ini hanya melaksanakan program rutin.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan (Kabid) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo Sulawesi Tengah, Eny Susilowati kepada gemasulawesi.com di ruang kerjanya, Rabu 23 Januari 2019.

Bacaan Lainnya

“Program festival dan sejumlah program lainnya tahun 2019 Disdikbud Parigi Moutong ditiadakan,” tuturnya.

Program rutin tersebut kata Eny sapaan akrabnya, adalah kegiatan seleksi teater musik dan tari, edukasi dan penguatan karakter, lawatan sejarah, lomba foto tradisional, atraksi budaya dan kegiatan pengusulan penomoran cagar budaya.

Untuk kegiatan seleksi teater musik dan tari akan dilaksanakan pada triwulan pertama, kegiatan lawatan sejarah ke Tomini ditempatkan pada triwulan ketiga.

Pengusulan penomoran cagar budaya dilaksanakan pada triwulan keempat dan selebihnya diadakan pada triwulan kedua.

“Khusus untuk pengusulan nomor cagar budaya, kami bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata di Jakarta,” jelasnya.

Kata dia, penomoran cagar budaya sangat menyita waktu tenaga dan pikiran. Memerlukan kesiapan teknis matang serta bantuan dari pihak yang memiliki spesifikasi ilmu di bidangnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini pemerintah Kabupaten Parimo masih menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Gorontalo terkait identifikasi situs arkeologi.

Berbagai situs arkeologi dan benda cagar budaya di Kabupaten Parimo belum seluruhnya teridentifikasi untuk didaftarkan sebagai cagar budaya Kabupaten Parimo.

 “Kami memerlukan penganggaran yang lebih akan kajian budaya serta penyusunan pokok pikiran kebudayaan Kabupaten Parimo,” terangnya.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Komentar