Banner Disperindag 2021 (1365x260)

19 Narapidana Bandar Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

19 Narapidana Bandar Narkoba Dipindah ke Nusakambangan
Foto: Illustrasi 19 narapidana bandar Narkoba.

Gemasulawesi- Sebanyak 19 narapidana bandar narkoba dipindahkan ke Nusakambangan, untuk mencegah dan memutus mata rantai peredaran barang terlarang itu dari dalam Lapas.

“Pemindahan mereka dilakukan tepatnya ke Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Rabu 4 Agustus 2021,” ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi dalam keterangan, Sabtu 14 Agustus 2021.

Dia menyebut, pihanya tidak main-main dalam penindakan pengedaran narkoba di dalam lapas. Begitu juga dengan petugas mencoba-coba bermain narkoba, akan ditindak sesuai hukum berlaku.

Baca juga: Ringkus Bandar Narkoba di Tatanga, 52 Gram Sabu Diamankan

Menurutnya, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kadivpas tujuan serta menginformasikan keluarga narapidana dan Hakim Wasmat terkait pemindahan 19 narapidana bandar narkoba.

Pemindahan 19 narapidana bandar narkoba itu sesuai dengan semangat Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju. Yaitu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan, dan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.

Sebelumnya, di berbagai kesempatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga telah menegaskan komitmen Pemasyarakatan untuk perang melawan narkoba mulai dari pimpinan tertinggi hingga pelaksana lapangan.

“Kalau petugas maupun warga binaan yang terbukti terlibat akan diganjar hukuman sesuai dengan tindakannya, baik sanksi secara kedinasan, peraturan tindakan disiplin, maupun sanksi pidana,” sebutnya.

Baca juga: 15 Napi Lapas Klas III Parigi Dapat Remisi Khusus Natal 2020

Total 692 Napi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Dengan pemindahan 19 narapidana bandar narkoba, total sudah 692 narapidana kategori bandar dan pengendali dipindahkan ke Lapas Nusakambangan terhitung sejak 2020 lalu.  

Adapun 19 narapidana bandar narkoba dipindahkan yaitu MK, FT, AA, D, MA, MS, AAr, MAD, IS, SH, DP, FY, FA, MAA, M, AHH, RM, DS, dan HG.

Mereka berasal dari beberapa lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di Lampung di antaranya Lapas Kelas I Bandar Lampung, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Lapas Kelas IIA Kalianda, Lapas Kelas IIB Gunung Sugih, Rutan Kelas I Bandar Lampung, dan Rutan Kelas IIB Menggala.

“Sementara lima di antaranya merupakan narapidana pindahan dari Lapas Kelas I Palembang,” tutup Farid Junaedi. (***)

Baca juga: Pindahkan Tahanan ke Lapas, Kejari Lakukan Rapid Tes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post