181 Warga Binaan Lapas se-Sulteng Dapat Remisi Natal 2021


181 Warga Binaan Lapas se-Sulteng Dapat Remisi Natal 2021
Foto: 181 Warga Binaan Lapas se-Sulteng Dapat Remisi Natal 2021.

Sulawesi tengah, gemasulawesi — Sebanyak 181 warga binaan Lembaga pemasyarakatan (Lapas) se-Sulawesi Tengah dapat remisi khusus hari raya Natal 2021.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh warga binaan dan anak yang pada hari natal ini mendapatkan remisi,” ungkap Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi, membacakan sambutan Menkumham, saat penyerahan remisi di Aula Lapas Palu, Sabtu 25 Desember 2021.

Ia berharap agar warga binaan yang mendapat remisi Natal 2021 tidak mengulangi perbuatan yang sama di masa depan serta menjadi warga Negara yang baik dan taat pada hukum.

Baca juga: PPKM Level 3 Akan Diberlakukan di Seluruh Indonesia

Seluruh 181 warga binaan itu mendapat Remisi Khusus Sebagian (RK I) atau pengurangan masa hukuman.

Tidak ada yang memperoleh Remisi Bebas (RK II) atau dengan kata lain tidak ada WBP yang dinyatakan bebas pada tanggal 25 Desember 2021.

Rinciannya adalah 38 orang mendapatkan pengurangan masa hukuman 15 hari, 107 orang mendapatkan pengurangan masa hukuman 1 bulan, 33 orang mendapatkan pengurangan masa hukuman 1 bulan 15 hari, dan 3 orang mendapatkan pengurangan masa hukuman 2 bulan.

“Warga binaan mendapat remisi telah dipastikan memenuhi syarat dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sebutnya.

Ia mengharapkan agar setiap orang mampu mencerminkan kehadiran hikmat Tuhan, serta menjadikan momentum Natal 2021 ini untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, dan mengubah pola kerja yang dapat mengikuti perkembangan isu – isu saat ini, dan menghindari perbuatan yang dapat merusak nama baik instansi.

Diketahui, remisi adalah pengurangan masa hukuman yang didasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Menurut Pasal 1 Ayat 1 Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 174 Tahun 1999.

Remisi adalah pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah berkelakuan baik selama menjalani pidana terkecuali yang dipidana mati atau seumur hidup.

Menurut Pasal 1 Ayat 6 Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999, remisi adalah pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Remisi yang diberikan diharapkan dapat memotivasi narapidana agar mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik. Sehingga menjadi warga yang berguna bagi pembangunan, baik selama maupun setelah menjalani pidana.

Saat kegiatan pemberian remisi, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulteng, Lilik Sujandi, didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sunar Agus dan Kepala Lapas Palu. (**/Kemenkumham Sulteng)

Baca juga: 15 Napi Lapas Klas III Parigi Dapat Remisi Khusus Natal 2020


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Gema

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Share via
Share this