17 Sekolah Parigi Moutong Daftar Kurikulum Merdeka Belajar

waktu baca 2 menit

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – 17 sekolah di Parigi Moutong tercatat melakukan pendaftaran kurikulum merdeka mulai dari jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dalam implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), melakukan pemantauan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah membantu sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran tahun ajaran baru 2022-2023.

“Dalam penggunaan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah, tentunya sejak dari kelas awal untuk SMP kelas 7 dan SD kelas rendah yakni 1,2 dan 3 menjadi tujuan penerapan kurikulum baru,” ucap Sunarti Masanang Sekdis Disdikbud Parigi Moutong saat ditemui, Rabu 13 Juli 2022.

Baca: Kuliner Tradisi Islam Menjelang Tahun Baru Umat Muslim

Ia mengatakan, untuk kelas 8 dan 9 masih menggunakan kurikulum 2013 (K13) hingga tamat, sehingga kelas satu yang menggunakan kurikulum merdeka diterapkan hingga tamat di SMP dan sebaliknya akan ditingkatkan di SD.

Diakuinya, 17 sekolah di Parigi Moutong yang melakukan pendaftaran baru menggunakan kurikulum merdeka namun belum mengaktifkan dan serta login rapor mutu, dikarenakan belum memahami dalam menerapkan Kurikulum Merdeka itu.

Untuk informasi lebih lanjut tentang peningkatan IKM di sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP), Disdikbud Parigi Moutong, bekerja sama dengan Balai Guru Penggerak (BGP), dampingi sekolah yang telah melakukan pendaftaran Kurikulum Merdeka Belajar.

“Kami siapkan jadwalnya, dari tingkat PAUD hingga SD dan SMP dibagi menjadi lima zona dari Kecamatan Sausu hingga Kecamatan Moutong,” jelasnya.

Ia mengatakan, selama pendampingan BGP, sekolah akan diajarkan untuk dimasukkan dalam sistem Kurikulum Merdeka Belajar pendampingan itu juga akan dilakukan hingga implementasi di sekolah itu sendiri.

Ia menjelaskan, Balai Guru Penggerak (BGP) ini mendampingi proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru di kelas dan kepada siswa. (*/Ikh)

Baca: Makanan Tradisional Tiap Daerah di Indonesia

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.