15 Kabupaten Dapat Bantuan RKS, Termasuk Parimo

0
145
15 Kabupaten Dapat Bantuan RKS, Termasuk Parimo
Illustrasi RKS

Parimo, gemasulawesi.com 15 Kabupaten termasuk Parigi moutong (Parimo) dapat bantuan Ruang Kelas Sekolah (RKS) dari Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PDT) Kemendes PDTT tahun 2019.

Pemberian program bantuan RKS ditujukan untuk mengurangi kesenjangan sektor pendidikan di Indonesia.

“Pemberian RKS diberikan kepada 60 unit sekolah yang tersebar di 15 Kabupaten di sembilan Provinsi,” ungkap Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Ditjen PDT, Priyono, 28 Agustus 2019.

Ia melanjutkan, daerah yang mendapat bantuan antara lain Kabupaten Nias, Nias Barat, Lombok Timur, Sumba Barat, Sampang, Solok Selatan, Alor, Nunukan, Bima, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Halmahera Barat, Sorong, Halmahera Timur dan Parigi Moutong.

Bentuk bantuannya berbeda-beda kata Priyono, disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pemerintah daerah.

“Masih banyak daerah yang belum difasilitasi agar memenuhi standar pelayanan minimum,” tegasnya.

Untuk bantuan pembangunan RKS lanjut dia, rata-rata ukurannya 7×9 meter. Ruang belajar seluas itu bisa menampung 25 sampai 30 siswa.

Ia mengatakan, penambahan kapasitas dan peningkatan kualitas ruang kelas sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar. Siswa tidak lagi dihantui ketakutan ruang kelas sewaktu-waktu ambruk.

Ia menjelaskan, bantuan RKS merupakan salah satu implementasi dari strategi Ditjen PDT dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sasarannya adalah terwujudnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan. Sementra ukuran IPM adalah meningkatnya angka harapan lama sekolah,” tegasnya.

Walaupun angka harapan lama sekolah mencapai 12,7 atau 12,8 (data BPS per April 2019 setinggi 12,91), namun kondisinya di daerah tertinggal masih di bawah itu.

Makanya tambah dia, ada strategi untuk percepatan dalam rangka mengisi kesenjangan antara daerah tertinggal dengan yang tidak. Khususnya pada bidang sarana dan prasarana pendidikan.

Diketahui, selama 5 tahun terakhir sejak tahun 2015, total ruang kelas sekolah yang sudah dibangun Ditjen PDT berjumlah 269 unit yang tersebar di 20 Provinsi 46 Kabupaten.

Sumber: Tribunnews

Tinggalkan Balasan