12 Ton BBM Ilegal Diamankan Polres Kabupaten Bungo

waktu baca 2 menit
ilustrasi

Bungo, gemasulawesi – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi berhasil amankan pelaku tindak pidana pengeboran sumur minyak ilegal (Illegal Driling) yang diduga akan mengoplos dengan BBM subsidi kurang lebih sebanyak 12 ton.

Baca: BPBD Parigi Moutong Siapkan Logistik Untuk Korban Banjir

Dalam aksi pengamanan tersebut dua orang pelaku asal Sumatera Barat, berinisial VL bertindak sebagai sopir dan AF sebagai mekanik berhasil diamankan Satreskrim Polres Bungo.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan 1 Unit mobil roda enam Mitsubishi Colt Diesel Canter H-DL dengan nomor polisi BA 9796 QO warna kuning dari tangan dua pelaku.

Baca: Diduga Solar Tersuplai ke Tambang Emas Ilegal Parimo

Dalam mobil tersebut ditemukan muatan BBM ilegal diduga jenis minyak tanah sebanyak 12 Unit baby tank kapasitas 1000 Liter dan 2 galon jerigen.

Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro menjelaskan, kasus berhasil diungkap Ketika tim Opsnal Satreskrim Polres Bungo melaksanakan tugas mengantisipasi penyalahgunaan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah hukum Polres Bungo.

“Saat patroli ada mobil truk yang mencurigakan diduga memuat BBM illegal melintas dari desa Pantai Muararupit,” tuturnya Minggu 3 April 2022.

Baca: Satu Warga Tipo Kota Palu Timbun 1,7 Ton Solar Ilegal

Selanjutnya, anggota Polres Bungo kata dia, menghetikan mobil untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan BBM ilegal yang diduga dioplos dengan BBM subsidi tanpa kelengkapan dokumen yang sah.

Lanjut dia, setelah dicek ada 12 Unit baby tank kapasitas 1000 Liter dan 2 galon jergen dengan total BBM ilegal 12.060 Liter atau 12 ton sedang dimuat oleh kendaraan roda empat tersebut.

Baca: Tim Kemensos Sempat Hilang Kontak 12 Jam di Pedalaman Papua

Untuk dilakukan pendalaman dan penyelidikan lanjutan, dua pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Bungo.

Perbuatan pelaku diancam Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana atau Pasal 53 huruf b atau huruf d atau Pasal 54 Undang-undang Republik Indonesia No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas bumi dan Pasal 480 ke-1 KUHPidana Jo Pasal 55 Jo Ayat (1) KUHPidana. (*)

Baca: Oknum Kepsek di Parimo Diduga Main Tambang Emas Ilegal, Abaikan Tugas hingga Bohongi Kadis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.